Opening Hours : 10am - 10pm
Family Entertainment & Lifestyle Centre
Mon, 25 March 2019
Mengenal Kebab
Berita
Mengenal Kebab
Mon, 04 Mar 2019 | 16:37 -
Kata kebab berasal dari bahasa persia atau Arab yang berarti daging yang digoreng dan bukanlah daging yang dipanggang. Kata kebab berasal darai bahasa Arab tersebut berasal dari Aramic kabbaba yang berasal dari daerah Akkadin kababu, berarti “membakar atau menggosongkan”.
 
Pada abad ke-14, kata kebab menurut kamus Lisan al’Arab memiliki persamaan kata dengan kata tabahajah yaitu kata dalam bahasa Persia untuk sajian sepotong daging yang digoreng. Kata dalam bahasa Persia tersebut lebih dikenal pada saat abad pertengahan, yang akhirnya kebab tersebut digunakan dalam buku-buku bahasa Arab.
 
Kata kebab lebih sering digunakan pada saat ini dibandingkan saat di Turki yang sebelumnya menemukan kata shiwa untuk daging yang di panggang. Namun, kebab tetap memegang teguh kata aslinya dengan menyajikan makanan seperti tas kebab (kebab dalam mangkuk). Sama dengan halnya daging panggang khas Egypt yang disajikan dengan bawang bombay lebih dikenal dengan istilah “kebab halla”. Sedangkan pada Kebab Crush Zone memilih pendekatan lain. Yakni daging yang telah berbumbu dicetak lantas dipotong memanjang dengan ukuran yang lebih tebal. Dipanggang dengan alat panggangan anti lengket dan disajikan dengan sayuran, irisan timun, tomat dan aneka sauce pilihan, serta dibungkus roti Tortila, khas Meksiko. Hasilnya, Kebab Crush Zone akan lebih terasa dagingnya dan penuh aroma.
 
Dewasa ini Kebab telah merambah berbagai belahan dunia, Eropa Barat, Eropa Timur, Amerika, Kanada, Australia, Jepang, Cina, Malaysia, Indonesia. Makanan ini sudah tidak asing lagi buat mereka. Mahasiswa dari Ubekistan yang kuliah di Indonesia, misalnya, akan langsung menunjuk Kebab sebagai pilihan makanan ringan mereka tanpa bertanya-tanya lagi apa itu Kebab. Bahkan ketika melihat cara penyajiannya pun mereka tidak merasa heran kendati polanya berbeda dengan negara asalnya.
 
Memang cara penyajian Kebab antara satu negara dengan negara lainnya berbeda-beda, karena biasanya diadaptasikan dengan kebiasaan setempat atau disesuaikan dengan kondisi masyarakatnya. Di Indonesia saat ini, Kebab mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan. Menggunakan counter bergerak para penjaja menyajikan Kebab dengan versinya masing-masing. Umumnya menggunakan alat pemanggang atau burner yang ukurannya sudah dimodifikasi. Lebih kecil dari pada ukuran aslinya. Daging giling yang sudah berbumbu dipanggang dan dipotong tipis-tipis disajikan dengan sayuran dan sauce dibungkus roti pita atau sejenisnya.
UPCOMING EVENTS
  • 1 Maret 2019 - 30 Maret 2019
  • 10:00 - 22:00
  • 30 Maret 2019 - 30 Maret 2019
  • 10:00 - 15:00
  • 2 Februari 2019 - 24 Februari 2019
  • 10:00 - 22:00
  • MORE EVENTS
    LATEST ARTICLES
    Berita
    Mon, 04 Mar 2019 | 16:37 |
    Informasi
    Mon, 04 Feb 2019 | 14:46 | www.masakapahariini.com
    Informasi
    Thu, 03 Jan 2019 | 15:13 | www.indogastronomi.wordpress.com
    UPCOMING EVENTS
    PT. NUSAPLAZA INDAH
    Food Centrum, Lantai 3 (Roof Top). Kompleks Rukan Puri Mutiara Blok BA-BB-BC
    Jl. GriyaUtama, Sunter - Jakarta 14350. Telp : (021) 2968 9888 - Fax : (021) 2968 9887 - Email : info[at]foodcentrum.com
    Website Security Test
    Copyright © Food Centrum | All Right Reserved
    Developed & Managed by MaliniArt Studio